You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemilik Kapal Ojek Minta Dipermudah Proses Pembuatan Ijin
photo Suparni - Beritajakarta.id

Pengurusan Izin Operasional Kapal Ojek Dikeluhkan

Para pemilik kapal tradisional atau kapal ojek di wilayah Pulau Tidung, Kepulauan Seribu mengeluhkan lambannya layanan perizinan di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sunda Kelapa.

Sudah dua bulan mengurus, administrasi sudah dilengkapi dan keuangan sudah selesai tapi sertifikat keselamatan kapal penumpang belum juga keluar

"Sudah dua bulan mengurus, administrasi sudah dilengkapi dan keuangan sudah selesai tapi sertifikat keselamatan kapal penumpang belum juga keluar. Alasannya, Dirjen yang mengurus perizinan sedang ke luar negeri," kata Mustawa, pemilik kapal ojek Zahro, Senin (23/5).

Ia mengatakan telah menghabiskan uang sebesar Rp 4 juta untuk mengurus biaya administrasi, namun perizinan tak kunjung juga dikeluarkan. Sementara batas akhir kepengurusan perizinan telah ditetapkan hanya sampai 1 Juni 2016 mendatang. Sebelum perizinan dikeluarkan, kapal ojek tidak diizinkan bersandar atau mengambil penumpang di Pelabuhan Kali Adem.

1 Juni Batas Kapal Ojek Urus Perizinan Berlayar

"Kalau tak juga keluar kami makan apa? Harapan saya tolong dipercepat lah, dipermudah agar kami lancar juga cari nafkah," tandasnya.

Untuk diketahui, di Pelabuhan Pulau Tidung, jumlah kapal ojek rute Kali Adem ada sebanyak 12 kapal. Dari jumlah tersebut, tiga kapal di antaranya belum memiliki izin operasional.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3236 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2070 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye762 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye754 personDessy Suciati
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye705 personDessy Suciati